Praktik Jual Beli Makam Di TPU Rancacili Bandung

TPU Rancacili Bandung

Mendengar tempat pemakaman umum pasti berkaitan dengan ketersediaan lahan. Untuk membuat jasad yang telah tidak bernyawa menjadi memiliki tempat peristirahatan terakhir, maka lahan makam harus tersedia. Tetapi pernahkah Anda berpikir bahwa lahan makam sudah sangat kritis?

Bagi warga yang berkantong cukup tebal sih enak, mereka bisa membeli makam di pemakaman swasta, seperti san diego hills misalnya

Banyak orang yang tidak berpikir soal lahan makam hingga pada akhirnya memiliki keluarga atau kerabat yang meninggal dunia. Hal ini pun juga dialami oleh warga Bandung, karena banyak orang yang lupa tanah makam semakin hari akan semakin habis. Namun seiring berita lahan makam krisis diketahui banyak orang, ternyata justru membuka usaha jenis baru yang dijalankan oleh oknum pengelola TPU.

Ya, terdapat praktik jual beli lahan makam kepada masyarakat yang ketakutan tidak bisa mendapatkan sepetak pemakaman. Praktik ini begitu kencang terdengar dari TPU Rancacili Bandung beberapa waktu yang lalu.

Sebagai TPU yang berada di tempat stategis dengan area pemakaman yang luas maka TPU Rancacili Bandung ini menjadi sasaran empuk para oknum untuk menjual belikan lahan makam milik pemerintah. Seperti apakah praktik yang benar-benar terjadi?

Terdapat beberapa praktik jual beli lahan makam yang terjadi di TPU Rancacili Bandung. Diantaranya sudah dilakukan langkah tegas dari pemerintah dan yang lainnya masih sangat rawan terjadi hingga saat ini. Untuk lebih jelasnya, simaklah penjelasannya berikut ini:

Jual Beli TMC

Bagi Anda yang belum tahu, dahulu Kota Bandung menerapkan aturan untuk TMC. TMC sendiri merupakan kependekan dari Taman Makam Cadangan. TMC diatur untuk seseorang yang hampir pasti membutuhkan lahan makam.

Terdapat beberapa syarat jika seseorang ingin memesan TMC diantaranya syarat umum dan ada jangka waktu yang mengikat. Namun ternyata, adanya kebijakan makam cadangan yang bisa dipesan ini justru dimanfaatkan para oknum untuk menjualnya kepada siapapun yang bisa sepakat dengan harga.

Ya, usia muda pun bahkan bisa membeli makam walaupun tidak tahu kapan membutuhkannya. Dahulu, Rancacili memiliki lahan khusus untuk TMC. Namun seiring ditemukannya praktik curang, kebijakan ini dihapus dan lahan TMC bisa digunakan sebagai lahan pemakaman biasa.

Jual beli kavling strategis

Luas dari TPU Rancacili mencapai  41.531 meter persegi. Artinya, sangat luas untuk sebuah pemakaman kota. Dari situlah ada kesempatan untuk menjual kavling makam yang lokasinya strategis.

Yang paling dijual adalah makam area depan karena dekat dengan parkiran dan pintu masuk. Kesan rapi, indah, dan begitu terawat memang sangat terlihat untuk area pemakaman bagian depan. Namun harga sewa lahan makam tersebut sangatlah tinggi. bahkan disebut pula bisa berkali-kali lipat dari harga sewa makam yang diterapkan oleh pemerintah setempat.

Hal ini tentunya menyalahi aturan karena biaya sewa lahan makan tidak bisa dibedakan dari segi lokasinya.

Jual beli kavling strategis yang terjadi di Racacili ini ternyata ada dua jenis. Yang pertama berupa pemesanan makam sebelum dibutuhkan dengan kesepakatan harga tinggi dan juga pemakaman secara langsung di area depan dengan biaya administrasi yang diluar ketentuan pemerintah Bandung.

Retribusi mahal

Biaya retribusi mahal diberlakukan kepada warga yang memiliki makam keluarga di Racacili. Praktik ini berupa penawaran perawatan makam dan rumputisasi secara maksimal jika keluarga bersedia membayar retribusi diatas harga yang diterapkan.

Beberapa orang mendukung praktik curang ini asalkan makam keluarganya terawat. Namun tetap saja, pungutan liar seperti ini tetap saja merupakan praktik curang yang  tidak bisa dibenarkan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *