Ingin Mewarnai Rambut? Ketahuilah Hukum Islam Mewarnai Rambut

Bila Anda memiliki keinginan untuk mewarnai rambut, maka ada baiknya Anda mengetahui lebih dalam mengenai hukum Islam mewarnai rambut. Saat ini mewarnai rambut menjadi sebuah tren, bahkan tren atas rambut ini juga mengalami perubahan di setiap jamannya. Oleh karena itu masyarakat sering kali memiliki keinginan untuk melakukan pewarnaan rambut. Lalu bagaimanakah hukumnya di dalam Islam.

 

Mewarnai rambut memang banyak sekali dilakukan oleh masyarakat saat ini. Tidak hanya bertujuan untuk menambah indah rambut dan mengikuti tren masa kini, akan tetapi ada pula yang mewarnai rambut dengan berbagai tujuan lain seperti untuk menutupi uban dan lain sebagainya. lalu bagaimanakah ruangguru.co.id mengatur mengenai hal ini? Memang benar Islam menyukai dan menjunjung tinggi estetika atau keindahan, akan tetapi segalanya tetap dilandaskan pada al-qur’an dan hadist. Hukum Islam mewarnai rambut juga memberlakukan aturan dengan jelas dan tegas. Seperti yang tertulis dalam hadis riwayat Muslim no 2102. Dimana disana dijelaskan bahwa Rosulullah SAW memperbolehkan seseorang untuk mewarnai rambutnya yang telah beruban kecuali dengan warna hitam. Hukum yang sama juga berlaku bagi wanita yang ingin mengecat atau mewarnai rambut. Hanya saja ada syarat tertentu dimana seseorang termasuk juga wanita diperbolehkan untuk melakukan pewarnaan pada rambut apabila ada gejala uban yang muncul. Bahkan dalam hadist Abu Daud, Tirmidzi, Ibnu Majah, dan An-Nasa’i juga menyebutkan bahwa Rosulullah merekomendasikakn untuk mewarnai rambut dengan menggunakan pacar atau inai. Ini membuktikan bahwa memang mewarnai rambut bukanlah hal yang dilarang. Akan tetapi memang dewasa ini penggunaan bahan kimia lebih sering digunakan sehingga hukumnya masih belum diketahui.

Lalu bagaimana hukum Islam mewarnai rambut dimana asal warna rambut hitam kemudian ingin diwarnai dengan warna lain? perlu Anda ketahui bahwa hukum wanita yang ingin melakukan pewarnaan rambut dengan ketentuan tersebut adalah suatu perkara yang didiamkan, yaitu tidak dilarang akan tetapi juga tidak diperintahkan. Akan tetapi memang bisa kita ketahui bahwa tujuan dari pewarnaan rambut saat ini kebanyakan adalah untuk mengikuti tren. Maka sebaiknya berhati-hati agar tidak jatuh pada perkara tasyabbuh atau menyerupai kebiasaan orang kafir. Padahal Rosulullah sangat menentang hal-hal yang menyerupai orang kafir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *