Pencemaran yang diakibatkan dari plastik

 

Bahan plastik memang telah membantu kita dalam banyak segi kehidupan manusia. Bahannya yang enteng, kuat, tidak mudah rusak, membuat plastik seringkali dijadikan bahan dasar pembuat berbagai barang untuk dipakai manusia. Kebanyakan memang plastik digunakan untuk kemasan makanan dan perabot rumah tangga.

Dan yang menjadi masalah saat ini adalah, saat plastik secara terus menerus diproduksi dalam jumlah yang banyak, namun plastik bekas yang sudah tidak dipakai masih ada dan belum dimusnahkan. Jadi akibatnya terjadi penumpukan sampah di lingkungan, sehingga terjadilah yang namanya pencemaran.

Berikut ini adalah beberapa pencemaran yang diakibatkan oleh plastik.

  1. Sering buang sampah plastik

Jelas kita adalah salah satu warga negara dengan konsumsi plastik paling banyak di dunia. Dengan kita sering membuang sampah plastik bukan kedalam tempat sampah plastik besar, pasti kemungkinan lingkungan tercemar pun akan sangat tinggi. Apalagi plastik kini sudah banyak yang sampai kelautan, semakin parah lah lingkungan menjadi tercemar.

  1. Menyumbat saluran air

Bahan plastik sering kali dibuat sebagai botol minuman, mainan anak, kemasan makanan, perabotan, dll. Dan ketika ada yang buang sampah sembaranga, jelas pasti akan membuat saluran air menjadi tersumbat dan pastinya bisa menyebabkan banjir. Sudah banyak contohnya untuk hal yang satu ini. Lihat saja di Ibukota Jakarta, langganan banjir karena beberapa kali atau sungai disana banyak yang tersumbat.

  1. Tiap tahun ada 100 juta ton plastik diproduksi

100 juta ton plastik diproduksi oleh bumi kita ini. Dan sekitar 25% nya tersebut merupakan plastik non degredable. Dan sekitar 70.000 ton plastik itu dibuang ke lautan.

  1. Plastik dimakan ikan

Banyak sekali jaring – jaring ikan yang kadang dibuang begitu saja kelautan. Bahan plastik lainnya juga banyak yang dibuang kelautan. Saat nanti termakan oleh ikan dan biota laut lainya. Maka jelas ini nanti akan merusak biota laut lainnya. Dan bahanya saat ini ikan dipancing kedaratan , dan akhirnya dikonsumsi oleh manusia, maka sebetulnya kita juga memakan plastik yang sudah terkandung di badan ikan tersebut.

Maka dari itu, ayo mulailah tumbuhkan kepedulian kita terhadap sampah. Jangan sampai sampah ini merusak lingkungan dan malah merugikan kita nantinya di masa yang akan datang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *